•  
  • MENEBAR HIKMAH, MENUAI HIDAYAH
Jumat, 20 Agustus 2010 - 00:59:57 WIB
di Manakah Kau Bersembunyi?
Diposting oleh : admin
Kategori: Sastra - Dibaca: 426 kali

"Lho, emang Khali kuliah di sini ya? Kok jarang lihat, ya?" tanya ikhwan senior tingkat 3 dengan penampilan yang sederhana ini.

Siapakah Khali?
Khali adalah seorang mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di suatu kota. Ia berbeda dengan yang lainnya. Jika teman sekelasnya masih senang dengan bermain-main dan pergi ke sana kemari, maka Khali ini lebih suka untuk berdiam diri.

Dari mana Khali berasal?
Khali berasal dari desa kecil di pinggiran kota besar, sekitar 60 menit perjalanan untuk sampai di kampusnya (itu pun kalau lagi tak ada halangan di jalan ...)

Apakah Khali itu sebenarya?
Seorang aktivis dakwah di kampus yang tidak seorang pun menyadarinya bahwa ia adalah seorang aktivis. Khali memiliki pandangan yang lain, bahwa dalam berdakwah ia tidaklah membutuhkan hitam di atas putih, untuk berdakwah tidaklah ia butuhkan pengakuan dan penghormatan.

Bagaimanakah Khali dalam kesehariannya?
Khali, seorang gadis yang mengawali harinya dengan basmallah.. Senyum menyambut setiap pagi dan berlari mengejar pelangi. Khali sangat suka sekali menulis, apapun ia tuliskan (dia juga romantis lho…).

Tahukah siapa Khali?
Tak ada satupun yang tahu siapa Khali kecuali orang-orang terdekatnya dan Rabb-nya.

Di manakah kau bisa menemukan Khali?
Jika di kampus, hanya ada dua tempat untuk menemukan Khali. Pertama, ruang kelas. Khali akan duduk manis di situ menunggu dosen datang sambil membaca buku atau melanjutkan tilawahnya atau sekedar diskusi ringan dengan teman sekelasnya. Kedua, Khali senang sekali duduk di pojokan kiri lantai dua masjid kampus. Jika di lingkungan sekitar rumah, mungkin Khali akan lebih sering terlihat tetapi sulit untuk menemukan karena Khali ini tipe akhwat super sibuk (seringnya pura-pura sibuk juga sih…). 

Where you have been Khali?
Ketika semua orang mencarimu, maka tak satu pun yang menemukanmu. Ketika setiap mata berusaha untuk menangkap bayangmu, kau hilang kecuali hanya dari jejak yang kau tinggalkan.

Khali menjawab dengan tertunduk malu, "Ada, Kang... Khali ada kok di kampus."

Wahai permata yang tersimpan
Mutiara yang terlindungi,
Wahai pendidik generasi,
Pencetak orang-orang besar,
Nasehat terdalamku ini kupersembahkan untukmu,

Kubalut ia dengan ruhku,

Kukeluarkan nasehat dan arahan ini dengan tulus,

Kupinta Allah Ta'ala agar menjaga dan melindungimu dari segala kebenaran,

Menjadikanmu terberkahi dalam jiwa, keluarga, dan anakmu.
(DR. Muhammad bin 'Abdirrahman al-'Uraifi)

^_^ Keep Hamasah Ya Khali..

 

Oleh: Nella Puspita | Foto: majalah.hidayatullah.com



1 Komentar :

Najma
28 Januari 2011 - 09:52:50 WIB

hmmmmm! kren jg, semoga kita semua adalahh khali2! di kampus kita masing2! Ammin!


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)