Rabu, 11 Agustus 2010 - 08:24:03 WIBDr. Rochmat Wahab: UNY Kampus Hijau
Diposting oleh : admin
Kategori: Kampus - Dibaca: 626 kali

Selasa (10/08) kemarin merupakan malam pertama di bulan Ramadhan tahun ini. Sholat taraweh pun di gelar di tiap masjid, tak terkecuali Masjid Al Mujahidin UNY. Setelah sholat Isya berjamaah dan sebelum dilanjutkan sholat taraweh, takmir masjid memanfaatkan waktu tersebut untuk diadakan ceramah teraweh. Untuk kali pertama tahun ini, ceramah disampaikan oleh Rektor UNY, Dr. Rochmat Wahab. Dalam ceramahnya ia menyampaikan beberapa kebijakan kampus yang akan segera dijalankan, diantaranya aturan jam 12 sampai 13 dan mewajibkan mengenakan baju koko/busana muslim pada hari Jum’at.
“Jika di kampus sebelah (UGM-red) menyebut dirinya dengan kampus biru, kampus seberang sana (UIN-red) dengan kampus putih, maka mari kita menyebut UNY dengan kampus hijau”, kata Bapak Rektor. Pria kelahiran 10 Januari 1957 ini juga menyampaikan bahwa bukan hanya dari lulusan UIN yang kelak bisa menjadi guru agama Islam, lulusan UNY harus bisa. Caranya dengan memasukan nilai-nilai Islam dakam mata pelajaran yang diampunya.
Ceramah yang dihadiri ratusan jama’ah ini membicarakan tentang pengembangan dari sisi religius kampus yang harus ditingkatkan. Khusus untuk mahasiswa baru ia membuat kebijiakan untuk wajib mengikuti training ESQ, tujuannya agar setiap mahasiswa yang masuk UNY ibarat melakukan pertaubatan. “Meski bukan segala-galanya, ESQ adalah alternatif”, kata rektor UNY ini. Hal ini disampaikan karena banyak kontroversi dengan pengadaan training ESQ, namun UNY tetap optimis dengan pembangunan moral mahasiswanya karena ada Tutorial PAI dan UKKI yang bergerak mambangun sisi religiusitas mahasiswa.
Mengenai kebijakan-kebijakan baru yang akan segera dijalankan UNY, salah satunya adalah pemberhentian aktivitas kampus pada pukul 12.00-13.00. Pada waktu ini akan dimanfaatkan untuk istirahat, sholat dzuhur dan makan siang. “Agar masjid ini (Masjid Al Mujahidin UNY-red) akan ramai”, tambah lulusan University of Iowa ini dengan nada semangat. Ia juga melanjutkan bahwa di luar negeri diberlakukan pula aturan waktu tersebut untuk istirahat dan makan siang, sehingga akan tercipta produktvitas kerja yang optimal.
Selain itu, disampaikan pula bahwa pada hari Jum’at seluruh karyawan UNY akan diwajibkan mengenakan baju koko (busana muslim).Ia menyampaikan agar aturan ini hendaknya diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika UNY. Tidak tanggung-tanggung UNY telah memberi bahan untuk membuat baju muslim warna putih tulang ini secara gratis kepada karyawan tetap.
Berdasarkan aturan sebelumnya, pada hari Jum’at UNY menjalankan aturan busana batik. Selanjutnya aturan ini akan dikenakan pada hari Kamis. Pada akhir ceramahnya, ia mewakili pimpinan dan jajaran universitas menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadhan.
[miftah]

- Sayembara (baca: Peluang Dakwah) Cerpen & Cerber Femina 2010
- Yuk, Ikutan Lomba Cipta Cerpen Pemuda
- Memasyarakatkan Masjid, Memasjidkan Masyarakat
- Hendra Sugiantoro dan Zen Muhammad Alfaruq, Pembicara Kapita Selekta Jurnalistik FMIPA
- Patrick versus Captain Tsubasa di Display UKMF MIPA
iDa_941
12 Agustus 2010 - 00:04:40 WIB
alhamdulillah...
sip!
semoga putihnya tak hanya di raga tapi juga di jiwa dan sukma...
amiin...
salut utk pak rochmat!
semoga Allah meridhai ikhtiar kita semua
Ramadhan yg penuh barakah,,,
amiin..
zul_bio UNY
22 Agustus 2010 - 23:13:24 WIB
tanya dunk.hijau kira2 merujuk kpada makna apa??
setahu saya, hijau berarti asri. atau selaras dengan alam yang identik dengan hijau. klo memang benar begitu, saya termasuk yang ga setuju.trutama jika mencermati pola pembangunan yang dilaksanakan UNY beberapa tahun terakhir ini...dan, saya kira bukan saya saja yang beranggapan seperti ini.
bravo UNY!
zen
23 Agustus 2010 - 11:39:50 WIB
hijau di sini menurut pandangan saya bisa diartikan sebagai kampus yang bernuansa religi...
kalau mas zul kurang setuju sebenarnya bisa saja menulis surat kepada pak rektor atau pembantu rektor II mengenai ketidaksetujuan model pembangunan di UNY yang dianggap kurang asri. bisa dilampirkan gagasan solusi apa yang ditawarkan kepada pembangun. selain itu bisa juga menulis opini di majalah pewara dinamika. atau mengadakan seminar/diskusi tentang pola pembangunan kampus UN dengan menghadirkan pihak2 yang berkompeten untuk memberikan penjelasan... misalkan pak rektor/PR II ditemukan dengan pakar lingkungan dan mahasiswa pencinta alam sekaligus pihak kontraktor...
Ayip
24 Agustus 2010 - 09:43:24 WIB
Dalam penyampaian diatas pak rektor menjelaskan nuansa religi yang kental di UNY. Kemudian religi diwakilkan dgn warna hijau.Selain itu, dlm ceramah tsb saya juga mendengar "hijau"nya UNY dlm arti kelestarian. Menurutnya, pandangan masyarakat umum UNY masih dikatakan rindang. Mungkin ini yg perlu diklarifikasi.
Merupakan tema menarik jika ditindaklanjuti. Dan tepat sekali jika mahasiswa biologi yg mengawalnya.
fadil
04 Agustus 2011 - 18:29:38 WIB
jangan lupakan orang yang tidak seagama dan tidak sependapat dengan kita... mereka ,ada, hidup, merasakan , dan NYATA...dan UNY... UNIV NEGERI YOGYAKARTA dan itu harus di hargai... merka jg memberikan kuwajibannya dan mereka jg harus mendapatkan HAKnya...dan entah nanti pak satpan pake baju koko.. gmana YAAAAA?
Isi Komentar :

Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 