Rabu, 04 Agustus 2010 - 12:28:51 WIBMeriahnya Hari Pertama OSPEK UNY
Diposting oleh : admin
Kategori: Kampus - Dibaca: 994 kali

Inilah hari pertama para mahasiswa baru yang diterima UNY memasuki salah satu fase pendidikannya. Inilah pertama kalinya mereka akan diterima dengan tangan terbuka dan secara resmi menjadi seorang mahasiswa. Enam ribu mahasiswa baru dari berbagai fakultas di seluruh penjuru UNY berbondong-bondong memasuki GOR sejak pukul enam pagi lewat sedikit, dimulai dari FMIPA, FISE, FBS, FIP, FIK, dan yang terakhir FT.
Nah, waktu akan berangkat ke GOR melewati pintu timur, redaksi melihat truk yang ternyata di dalamnya merupakan toilet (toilet mobile). Ternyata toilet berjalan ini sudah dipesan oleh panitia OSPEK untuk mengantisipasi membludaknya antrian toilet GOR, terutama pada waktu ishoma siang. Sungguh antisipasi yang patut diacungi jempol.
Selanjutnya seluruh mahasiswa baru disambut dengan tarian pembukaan dari mahasiswi seni tari FBS. Kemudian disusul dengan upacara pembukaan dimulai dengan datangnya para birokrasi UNY; menyanyikan lagu kebangsaan INDONESIA RAYA; sambutan dari rektor UNY, Bapak Rohmad Wahab; pemakaian jas almamater dari rektor kepada perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing fakultas; pemukulan gong sebanyak enam kali; menyanyikan mars UNY; penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi; dan rangkaian ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Bapak Ajat Sudrajat.
Sambutan dari Bapak Rochmat Wahab, diawali dengan yel-yel dari tiap fakultas di UNY yang disambut dengan gegap gempita dan tepuk tangan segenap yang hadir. Selanjutnya Pak Rektor memperkenalkan segenap jajaran birokrasi yaitu senat, pembantu rektor I, pembantu rektor II, pembantu rektor III, serta para dekan dari masing-masing fakultas. Beliau kemudian mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru dan membacakan rincian penerimaan mahasiswa baru masing-masing fakultas, yaitu 799 orang dari FIP, 1201 dari FBS, 746 dari FMIPA, 1201 dari FISE, 737 dari FIK dan sebanyak 1268 dari FT. Dengan bangganya beliau menyampaikan bahwa nilai mahasiswa baru yang melewati penyaringan SNMPTN, UNY mendapatkan ranking kedelapan dalam bidang IPA dan ranking keenam dalam bidang IPS. Selain memperkenalkan para birokrasi, Pak Rektor juga mengundang ketua BEM, MPM, serta DPM yang ketiganya berasal dari FMIPA. Bersamaan dengan majunya para ketua mahasiswa ke atas panggung, beliau menyampaikan bahwa BEM UNY selama ini telah didaulat menjadi koordinator BEM se-Indonesia dalam bidang pendidikan. Prestasi yang tentunya membanggakan bagi UNY.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa VISI dan MISI UNY harus ditopang oleh sikap religiusitas. Untuk merealisasikan hal tersebut beliau menyatakan pihak rektorat memberlakukan jam istirahat dari 12.00-13.00. Pada jam tersebut seluruh kegiatan, baik perkuliahan, seminar maupun kegiatan lain harus sudah dihentikan karena waktu istirahat tersebut hanya khusus untuk waktu shalat dan makan. Dan hal ini sesuai dengan visi pendidikan yaitu pendidikan karakter. Oleh karena itu diwajibkan setiap mahasiswa baru mengikuti mata kuliah kewirausahaan agar kelak menjadi generasi yang mandiri dan bahasa Inggris untuk menghadapi pergaulan global. Beliau menghimbau pada ORMAWA-ORMAWA di UNY untuk mendidik mahasiwa baru agar memiliki sikap kepemimpinan yang tentunya tidak diajarkan dalam perkuliahan. Beliau juga menghimbau agar para mahasiswa tidak memandang globalisme sebagai kapitalisme semata, namun juga patut direnungi sebagai peluang untuk berkomunikasi. Pergaulan global sangat diperlukan, oleh karena itu penguasaan bahasa asing juga dibutuhkan. Sebagai penutup sambutan, beliau menitipkan pesan “Now is student, tomorrow would be a leader.” Siapkah teman-teman MABA menjadi pemimpin?
Bapak Rektor pun memakaikan jas almamater kepada 6 orang mahasiswa baru dari setiap fakultas dilanjutkan dengan pemukulan gong sebanyak 6 kali sebagai simbol dari 6 fakultas yang ada di UNY. Acara pun berlanjut dengan pemberian penghargaan kepada para kafilah UNY yang baru saja menuai prestasi di PIMNAS, PEKSIMINAS dan POMDA.
Pandangan para peserta pun tertuju pada sosok unik berwarna-warni. Apakah itu itu adalah maskot Profetik. Tak lama kemudian maskot dari beberapa fakultas pun menyusul, begitu juga dari FMIPA yang diwakili oleh Arif, mahasiswa Fisika.
Berbagai ilmu didapatkan oleh teman-teman maba yang berasal dari para pembicara yang dahsyat dan luar biasa, antara lain Bapak Radar Pancadahana yang mengajak para maba agar jangan terlalu ‘kuat’ dan lebur dalam selebrasi semata tanpa mampu memaknai substansi sebuah permasalahan, apalagi untuk kita sebagai pemuda generasi bangsa. Pemuda perlu merealisasikan gagasan-gagasannya dan mempertahankan idealisme mereka selama itu benar.
Begitu juga ketika ibu Marwah Daud menyampaikan materi, peserta tampak begitu antusias dalam mengikuti acara. Hal ini tampak dari banyaknya peserta yang ingin dan bersemangat dalam bertanya, apalagi mahasiswa FMIPA yang dengan mudah naik ke panggung.
Sorak sorai maba ketika menyambut teman-teman ormawa pun semakin meriah ketika display ormawa dari 6 fakultas.
Faidatul Hasanah

- OSPEK, Pentingkah?
- Belajar Jurnalisme dari Shaterred Glass
- MTQ UNY 2010
- UP Grading UKKI 2010
- Takmir Masjid Mujahidin UNY Gelar Suksesi
Isi Komentar :

Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 